Lansiran Buku Historia Magistra Vitae oleh Dosen UIN RIL: Pelajaran Berharga dari Masa Lalu

Sebagai seorang dosen dan penulis sejarah, Dr. Abd Rahman Hamid, telah menghadirkan karya terbarunya yang berjudul Historia Magistra Vitae: Merawat Bangsa Mengajarkan Sejarah. Buku ini diresmikan secara digital pada 11 Maret 2026 dan memperlihatkan dedikasi Hamid dalam mendidik bangsa melalui lensa sejarah.
Peresmian Buku Historia Magistra Vitae
Peresmian buku ini dilakukan oleh Program Studi S1 Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara yang bekerjasama dengan Penerbit Pustaka Larasan, Bali. Buku ini menjadi karya terbaru Hamid setelah sebelumnya sukses menerbitkan Makassar Mendunia pada tahun lalu melalui penerbit yang sama.
Pembahasan Dalam Buku
Dalam buku ini, Hamid merangkum berbagai tema penting yang meliputi perjuangan kaum muda, dinamika Pancasila, makna kemerdekaan, kepahlawanan, wacana kemaritiman, dinamika kebudayaan, hingga mozaik sejarah Indonesia. Pembaca diajak untuk menyelami secara reflektif dan kritis berbagai pengalaman hidup bangsa dengan harapan menumbuhkan kesadaran, menyalakan inspirasi, dan menyuburkan semangat kebangsaan.
Sejarah Sebagai Inspirasi
Menurut Hamid, mempelajari sejarah tidak hanya berbicara tentang masa lalu, tetapi juga memiliki makna bagi kehidupan masa kini dan masa depan. Sejarah menyimpan pengalaman yang dapat menjadi sumber inspirasi dalam mengarungi kehidupan, sebagaimana ungkapan “Historia magistra vitae” (Sejarah adalah Guru Kehidupan) dari Marcus Tullius Cicero (106-43 SM).
Reaksi dan Partisipasi Akademisi
Peluncuran buku ini diinisiasi oleh Guru Besar Sejarah Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Budi Agustono, MS., yang disambut baik oleh penulis buku dan Nakhoda Pustaka Larasan, Bung Slamat Trisila. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta pegiat sejarah dari berbagai universitas dan daerah di Indonesia.
Kontribusi Hamid untuk Bangsa
Hamid, sebagai lulusan Program Doktor Ilmu Sejarah Universitas Indonesia, kembali menyuguhkan buah pikirannya secara apik dalam buku ini. Buku ini menjadi satu kontribusi penting Hamid dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus menunjukkan bahwa tidak ada kejadian tanpa sebab di masa lalu. Sejarah menjadi sumber inspirasi bagi kehidupan kita ke depan.
Relevansi dan Dampak Buku
Buku ini telah didiskusikan di sejumlah kampus besar di Indonesia, antara lain Universitas Indonesia, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, dan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Hal ini menunjukkan relevansi dan dampak buku ini dalam dunia akademik dan masyarakat pada umumnya.