Jakbar Pecahkan Rekor MURI Donor Darah Terbesar Selama Ramadan

Menyambut suka cita bulan Ramadhan dan solidaritas untuk berbagi, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat berhasil mencatatkan sejarah. Mereka mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penyelenggaraan donor darah dengan jumlah peserta terbesar selama Ramadhan 2026. Penghargaan ini diberikan pada hari terakhir donor darah yang dilaksanakan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Pemberian Penghargaan
Wakil Direktur MURI, Osmar Susilo, menyerahkan penghargaan ini secara langsung kepada Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah. Acara penyerahan ini berlangsung di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Antusiasme Masyarakat
Menurut Wali Kota Iin Mutmainnah, kegiatan donor darah ini mendapat respons positif yang luar biasa dari masyarakat. Pada hari terakhir kegiatan, jumlah pendonor mencapai lebih dari 4.000 orang dan terus bertambah. Secara total, sejak awal kegiatan, jumlah pendonor telah mencapai 8.000 orang.
“Antusiasme masyarakat sangat membanggakan. Jumlah pendonor terus meningkat hingga hari terakhir,” kata Iin.
Donor Darah Pertama Kalinya
Ini adalah penyelenggaraan donor darah pertama kalinya yang dilakukan secara simultan selama lima hari berturut-turut di Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Meski berhasil menciptakan rekor nasional, Iin menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukanlah pencapaian tersebut. Donor darah lebih difokuskan sebagai aksi kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membantu sesama, terutama dalam memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Iin.
Pentingnya Donor Darah Selama Ramadan
Kegiatan donor darah selama bulan Ramadan menjadi sangat penting karena jumlah pendonor biasanya mengalami penurunan, sementara kebutuhan darah tetap tinggi. Berdasarkan data yang dikumpulkan, kebutuhan darah di Jakarta mencapai sekitar 1.000 kantong per hari.
Untuk mendukung gerakan kemanusiaan ini, Iin juga turut mendonorkan darahnya. Bahkan, Iin menginstruksikan seluruh Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di lingkungan Pemkot Jakarta Barat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Dukungan dari Palang Merah Indonesia
Di tempat yang sama, Ketua Palang Merah Indonesia DKI Jakarta, Beky Mardani, menginformasikan bahwa pihaknya telah mengerahkan unit donor darah ke sejumlah titik di Jakarta. Tujuannya adalah untuk menjaga ketersediaan stok darah selama bulan Ramadan.
PMI juga memberikan stimulus kepada para pendonor berupa paket sembako untuk meningkatkan minat masyarakat dalam mendonorkan darah.
“Stimulus ini diberikan kepada para pendonor mulai H-5 hingga H+5 Lebaran di seluruh unit pelayanan darah PMI di Jakarta,” kata Beky.
Rekor Donor Darah Selama Ramadan
Menurut Wakil Direktur MURI, Osmar Susilo, kegiatan donor darah ini merupakan capaian yang sangat fenomenal. Pasalnya, aksi kemanusiaan ini dilaksanakan pada bulan Ramadan dan berhasil menarik partisipasi ribuan masyarakat.
“Sejauh ini jumlah pendonor telah mencapai lebih dari 8.000 orang dan masih berlangsung. Ini merupakan aksi kemanusiaan yang sangat mengesankan,” ujar Osmar.