Siap Sambut Mudik Lebaran 2026, Bandara Kualanamu Tambah 151 Penerbangan Ekstra

Menyambut periode mudik Lebaran 2026, Bandara Internasional Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang telah mempersiapkan serangkaian langkah peningkatan layanan. Dalam rangka memfasilitasi peningkatan jumlah penumpang selama masa mudik, bandara ini akan menambah sebanyak 151 penerbangan ekstra. Jumlah penambahan ini didominasi oleh rute Jakarta-Kualanamu dan Palembang.
Persiapan Bandara Kualanamu Menyambut Mudik Lebaran 2026
Sebagai pengelola Bandara Kualanamu, PT Angkasa Pura Aviasi telah berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mempersiapkan layanan ekstra selama musim mudik. Salah satunya adalah dengan membangun posko angkutan lebaran yang berfungsi untuk memastikan layanan berjalan lancar, aman, dan tertib selama periode arus mudik dan balik lebaran.
Plt Director of Operation & Service PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, dalam rilis persnya, menyatakan bahwa posko layanan angkutan lebaran di bandara Kualanamu akan beroperasi selama 18 hari, yaitu dari tanggal 13 hingga 30 Maret 2026.
Proyeksi Trafik Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026
Seiring berlangsungnya periode tersebut, Dedy meramalkan bahwa trafik penumpang akan mengalami peningkatan yang signifikan. Diperkirakan jumlah penumpang yang datang dan berangkat selama rentang waktu 13-30 Maret 2026 akan mencapai 443.036 orang. Jumlah ini diikuti dengan pergerakan pesawat yang mencapai total 3009 pergerakan.
“Melalui posko terpadu angkutan lebaran ini, kita berupaya untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan operasional selama arus mudik dan balik lebaran dengan cara yang cepat dan efektif,” ujarnya.
Pengamanan dan Dukungan Operasional
Pada bagian pengamanan, Dedy menyatakan bahwa pihaknya telah melibatkan sejumlah personel. Terdapat 439 personel Avsec, 61 personel Damkar (ARFF) bandara, dan 1237 personel Ground Handling yang siap mendukung kelancaran operasional selama periode angkutan lebaran.
“Untuk mendukung konektivitas penumpang dari dan menuju bandara, kami menyediakan moda transportasi darat dan kereta api khusus bandara yang beroperasi 24 jam, baik taksi maupun bus. Kami berkomitmen untuk memastikan layanan penerbangan berjalan sesuai standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan optimal,” pungkasnya.
- Peningkatan layanan meliputi penambahan 151 penerbangan ekstra
- Posko angkutan lebaran akan beroperasi selama 18 hari, dari 13-30 Maret 2026
- Diperkirakan jumlah penumpang yang datang dan berangkat selama periode tersebut akan mencapai 443.036 orang
- Dukungan operasional melibatkan 439 personel Avsec, 61 personel Damkar (ARFF) bandara, dan 1237 personel Ground Handling
- Moda transportasi darat dan kereta api khusus bandara beroperasi 24 jam untuk mendukung konektivitas penumpang