Danrem 131/Santiago Ajak Masyarakat Laksanakan Sholat Iduladha di Makorem untuk Berbagi dan Peduli

Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti Markas Komando Resor Militer (Makorem) 131/Santiago pada hari Rabu, 27 Mei 2026. Di bawah pimpinan Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, Danrem 131/Santiago, ibadah Sholat Iduladha dilaksanakan secara berjamaah bersama masyarakat sekitar. Kegiatan ini bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momen penting untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan solidaritas antar sesama.
Makna Sholat Iduladha di Makorem
Perayaan Iduladha tahun ini mengusung tema yang mendalam: “Jadikan Hikmah Iduladha Sebagai Motivasi untuk Meningkatkan Iman dan Takwa Prajurit TNI yang PRIMA Dalam Melaksanakan Tugas dan Pengabdian untuk Indonesia Maju.” Dalam pelaksanaan sholat, KH. Husnan Yoyatan bertindak sebagai Imam, sementara Habib Umar Bin Thoha Alhabbsyi menjadi Khotib yang memberikan tausiah.
Partisipasi dalam Kegiatan
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Agus Wahyudi Irianto, Kasiren Korem Kolonel Inf Wasono Handayani, serta para Kasi Kasrem dan Kabalakajudam XIII/Merdeka. Tidak ketinggalan, para prajurit dan pengurus Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka juga turut berpartisipasi dalam ibadah ini.
Pentingnya Silaturahmi melalui Ibadah
Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip menekankan bahwa perayaan Hari Raya Kurban ini sangat penting untuk mempererat hubungan silaturahmi. Menurutnya, sholat Iduladha di Makorem 131/Santiago bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi juga simbol nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Kegiatan sholat Idul Adha yang kami laksanakan bersama masyarakat ini adalah wujud kebersamaan. Pesan utama yang ingin kami sampaikan adalah pentingnya saling peduli dan menghargai satu sama lain. Kita dapat meneladani semangat berkurban untuk meningkatkan kepedulian, terutama terhadap mereka yang membutuhkan,” ujarnya dengan tegas.
Makna Ibadah Kurban
Danrem juga menegaskan, ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha seharusnya dipahami sebagai momen untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Lebih lanjut, hal ini juga menumbuhkan semangat pengorbanan dan dedikasi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Ibadah kurban merupakan momentum yang penting untuk meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS. Dengan meningkatkan tingkat keimanan dan ketakwaan, umat Islam diharapkan dapat menumbuhkan keikhlasan untuk berkorban dan mendedikasikan diri sepenuhnya untuk kemajuan bangsa dan negara,” tambah Danrem.
Prosesi Penyerahan Hewan Kurban
Rangkaian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan prosesi simbolis penyerahan hewan kurban oleh Danrem 131/Santiago kepada panitia kurban. Hewan kurban yang disiapkan akan didistribusikan langsung kepada masyarakat yang kurang mampu dan berhak menerima di sekitar markas.
Kepedulian terhadap Masyarakat
Kegiatan berbagi ini sekaligus menegaskan komitmen Korem 131/Santiago untuk selalu hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan melaksanakan ibadah dan berbagi, diharapkan dapat memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan di antara prajurit dan masyarakat.
Kesimpulan
Pelaksanaan sholat Iduladha di Makorem 131/Santiago bukan hanya sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian. Dengan mengedepankan nilai-nilai pengorbanan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan memperkuat ikatan antara TNI dan rakyat. Melalui ibadah ini, kita semua diingatkan akan pentingnya berbagi dan peduli kepada sesama.



